Kepada
Yang terpatri Di Hati
Wahai Gadis KU
Salam Rindu, (dari Tip- X )
GadisKU, Sebelumnya mohon maaf atas kelancangan hati ini yang harus jujur atas gundah gulana yang menerpa batin.
Dalam hidupku, Aku tak dapat melupakanmu barang sesaat pun. Kupendam cintaku demikian lama, tanpa mampu menceritakan kepada siapapun. Aku terbakar dalam diriku sendiri, tanpa mampu memadamkannya, karena kesejukan itu hanya kuharap darimu. Segenap jiwa dan raga ini milik Ilahi Rabbi Sang Maha Pencipta, namun hati ini tertunduk padamu. Kumohon belenggulah hati ini dengan cintamu, agar terbayar sejuta rindu dihati.
Duhai hati yang merindu, dengarlah ungkapan jiwaku ini yang hendak mengurai kebenaran dan tabir suci dari Pemilik Keagungan… Yang Maha Perkasa, Pencipta Semesta. Wahai cahaya malam, satukanlah rinduku ini dalam setiap sinarmu, bawalah ia bersamamu menembus ruang tanpa massa keharibaan Sang
pujaanku, bunga mawar indahku. Sungguh, manusia terlalu sederhana dihadapan Dia Sang Pencipta, segala pengetahuan disatukan dari semua pemikiran, bukan semakin mendekati pengetahuan-Nya, malah semakin menunjukan betapa kerdilnya kita. Tapi pengetahuan kita yang kerdil itu adalah jalan untuk mengenal-Nya.
Sungguh manusia terlalu sederhana didepan Sang maha Cinta, semakin kita mengenal cinta semakin ia kecil dibandingkan cinta-Nya tapi cinta sederhana itu adalah jalan untuk mencinta-Nya. Dan aku kini. Tengah mengurai-Mu dari sisi yang teramat sederhana untuk-Mu, ya…dengan rindu sederhana ini atas satu ciptaan-Mu, Wahai Gadisku…rembulan yang engkau hadirkan dilangit indah di dalam hatiku. Ketika rindu itu menyergap, maka tak ada yang tak terhingga rindu milik-Mu, ketika pesona indahnya datang, maka ada tak terhingga pesona milik-Mu.
Duhai Pemilik Semesta, Engkau berdialog melaluinya tentang indah-Mu, tentang cantik-Mu, … damai-Mu,…Surga-Mu, ijinkanlah aku merindu-Mu dengan rindu sederhana ini, …padanya. ( Gadis Pujaan ku )
Berkenankah engkau menjadi rembulan dilangit hatiku? Hati yang merindukan lembut cahayanya? berkenankah engkau menjadi Aisyah-ku? Seperti kehadiran Aisyah r.a. dalam kehidupan Nabi SAW? Berkenankah engkau?
“ Dari Seorang yang selalu
Mengagumimu”